Sunday, July 3, 2016

Tantangan Translate Lagu

Oke guys, kali ini gue ditantang oleh seseorang untuk translate lagu luar ke bahasa indonesia. ya kalian pasti tau lah ya kalo lagu luar di translate ke bahasa indonesia tuh absurd parahhhh :v, jadi untuk tantangan ini, gue akan mencoba mentranslate lagu dari Nicki Minaj...... ya dia si artis fenomenal yang mengeluarkan lagu yang cukup aneh buat gue yaitu "Anaconda". Kenapa gue bilang aneh? ya karna judul lagu ini kaga ada nyambung-nyambung nya sama lirik atau bahkan vidio klip nya :v. Lagu ini sempet tenar di internet dan viewer nya banyak banget di youtube... dan gue yakin banget mereka pada ngelitain vidio nya doang dan lagunya di hiraukan :v. Oke langsung aja berikut adalah hasil translate-an gue sendiri, hasil gue belajar 2 tahun belajar di kampus jurusan sastra inggris, ahahaha :v, cekidot

Anaconda

Nicki Minaj

Anaconda ku tidak, Anaconda ku tidak
Anaconda ku tidak mau apapun kecuali kau punya roti (?), mereka

Mainan bocah bernama Troy tinggal di Detroit
Dealer mabok, dia ingin mendapatkan beberapa koin
Dia sering mencari masalah dengan hukum, tapi dia tinggal di rumah yang megah
Memberikan ku Alexander McQueen, dia membuatku tetap stylish
Sekarang itu nyata, nyata, nyata
Pistol di sakuku, jablay, aku datang berpakaian untuk membunuh
Siapa yang mau duluan?  aku membuat dia mendorong bakung
Aku mabok banget, aku cuma ambil beberapa pil
Aku sedang dalam kondisi mabuk, ngomong-ngomong, apa yang dia katakan?
Dia bisa katakan aku tidak meninggalkan makan siang
Datang dan bersetubuh di mobil
Biarkan dia memakannya dengan panggangan dan dia mekatakan padaku untuk tenang
Dan dia mengatakan padaku bahwa itu nyata, dia menyukai penampilanku
Dia tidak suka yang kurus, dia butuh sesuatu yang bisa di genggam
Jadi saya menarik ke atas, dan memkulnya dengan tonjokan seperti
Dun-d-d-dun-dun-d-d-dun-dun

Anaconda ku tidak, Anaconda ku tidak
Anaconda ku tidak mau apapun kecuali kau punya roti (?), mereka

Ya ampun, lihat bokongnya
Ya ampun, lihat bokongnya
Ya ampun, lihat bokongnya
(Lihat bokongnya)
Lihat, lihat, lihat
Lihat bokongnya

Cowok ini bernama Michael biasa naik motor
Titit nya lebih besar dari menara, tapi bukan menara Eiffel
Bokong asli orang nigga, biarkan aku bermain dengan senapannya
Vagina membuat bokongnya tidur, sekarng dia memanggil ku NyQuil
Nah sekarang bang, bang, bang
Akue mebiarkan dia menyentuhnya karna dia menggunakan kokain
Dia melempar saladku seperti namanya Romaine
Dan setelah selesai, aku menyuruhnya untuk membeli Balmain
Aku sedang dalam kondisi mabuk, ngomong-ngomong, apa yang dia katakan?
Dia bisa katakan aku tidak meninggalkan makan siang
Datang dan bersetubuh di mobil
Biarkan dia memakannya dengan panggangan dan dia mekatakan padaku untuk tenang
Dan dia mengatakan padaku bahwa itu nyata, dia menyukai penampilanku
Dia tidak suka yang kurus, dia butuh sesuatu yang bisa di genggam
Jadi saya menarik ke atas, dan memkulnya dengan tonjokan seperti
Dun-d-d-dun-dun-d-d-dun-dun

Anaconda ku tidak, Anaconda ku tidak
Anaconda ku tidak mau apapun kecuali kau punya roti, mereka

Ya ampun, lihat bokongnya
Ya ampun, lihat bokongnya
Ya ampun, lihat bokongnya
(Lihat bokongnya)
Lihat, lihat, lihat
Lihat bokongnya

Kecil di tengah tapi gede di belakang
Kecil di tengah tapi gede di belakang
Kecil di tengah tapi gede di belakang
(Ya ampun, lihat bokongnya)

Anaconda ku tidak, Anaconda ku tidak
Anaconda ku tidak mau apapun kecuali kau punya roti, mereka
Anaconda ku tidak, Anaconda ku tidak
tidak mau apapun kecuali kau punya roti, mereka

Ya ampun, lihat bokongnya
Ya ampun, lihat bokongnya
Ya ampun, lihat bokongnya
(Lihat bokongnya)
Lihat, lihat, lihat
Lihat bokongnya

Yeah, dia suka bokong montok ini, hahahaha!
Yeah! satu ini untuk jablay ku yang memiliki bokong montok di club
Aku bilang, dimana bokong montokku jablay di club?
Persetan dengan jablay cungkring! Persetan dengan jablay cungkring di club
Persetan kau jika mau jablay cungkring, hah?! iyuhh
haha, haha
Aku punya bokong montok besar (bokong, bokong, bokong)
Yok!

Bagi yang mau liat vidio klip nya, bisa diliat disini.
https://www.youtube.com/watch?v=LDZX4ooRsWs

See?. gada nyambung2 nya antara anaconda sama pantat njirr, mungkin ini lirik menyinggung cewek2 kurus yang gada "isi" nya, dan mungkin si Nicki Minaj ini bangga dengan bokong semoknya *fakkkk. terlihat dari vidio klipnya, isinya bokong dia semuaaa :').

Sekian translate-an lagu Nicki Minaj ke bahasa indonesia, semoga kalian terhibur dengan lirik yang gue buat, walaupun rada absurd :'v, and thanks to Camilla yang memberikan gue tantangan ini :v. Terimakasih.

Sunday, June 19, 2016

Tugas Softskill Kewirausahaan Part 12. Marketing

Marketing adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Fungsi marketing pada perusahaan

Beberapa fungsi marketing pada perusahaan, diantaranya sebagai berikut ini:

a. Fungsi pertukaran

Dengan marketing, konsumen dapat membeli produk yang berasal dari produsen baik itu dengan menukar uang dengan produk maupun melakukan pertukaran produk dengan produk untuk digunakan sendiri ataupun untuk dijual kembali.

b. Fungsi distribusi fisik

Distribusi fisik pada produk dilakukan dengan cara mengangkut dan menyimpan produk. Produk yang berasal dari produsen akan memenuhi kebutuhan para konsumen dan disalurkan melalui darat, air atau udara. Lalu penyimpanan produk dilakukan dengan cara mengendapkan dan menjaga pasokan produk supaya tidak terjadi kekurangan pada saat diperlukan.

c. Fungsi perantara

Untuk dapat menyampaikan produk dari produsen kepada konsumen dilakukan lewat perantara pemasaran atau marketing yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara antara lainnya seperti pembiayaan, pencarian informasi, pengelompokan produk, dsb.



Adapun beberapa fungsi lain dari divisi marketing pada perusahaan, yang biasanya sebagai berikut ini:

a. Marketing berperan sebagai sales

Tugas utama marketing bisanya yaitu menghasilkan pemasukan bagi perusahaan dengan cara melakukan penjualan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

b. Marketing berperan sebagai promosi

Maksudnya marketing berfungsi untuk memperkenalkan perusahaan dan produk yang dihasilkannya kepada masyarakat luas, sehingga perusahaan dan produknya dapat dikenal.

c. Marketing sebagai riset dan pengembangan

Maksudnya marketing juga berfungsi sebagai penyerap berbagai macam informasi dan menyampaikannya pada perusahaan yang berkaitan tentang apa saja yang bermanfaat untuk mendukung dalam peningkatan kualitas maupun penjualan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

d. Maktering berperan sebagai perwujudan konsep marketing communication

Maksudnya marketing dapat berperan untuk membuat hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat atau perusahaan dan lingkungan sekitarnya.

Konsep Pemasaran

a. Dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan

Sangat penting sekali untuk membedakan mana itu kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia merupakan suatu ketidakadaan beberapa kepuasan yang paling mendasar, seperti manusia sangat membutuhkan sandang, pangan dan papan ada juga kebutuhan lainnya misalnya seperti kemanan, hak milik dsb. Kebutuhan tidak dapat diciptakan oleh masyarakat maupun pemasar, akan tetapi mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi atau keadan manusia itu sendiri. Selain itu manusia juga selalu menginginkan berbagai macam hal supaya merasa puas misalnya seperti nginginkan rekreasi atau berwisata, pendidikan dan berbagai macam jasa.

b. Produk

Produk merupakan penawaran yang dapat dibegi kedalam 3 kategori, yang diantaranya barang, jasa, dan gagasan. Semua produk yang dihasilkan oleh produsen merupakan sesuatu yang ditawarkan kepada konsumen untuk dapat memenuhi kebutuhannya.

c. Nilai, biaya dan kepuasan

Dalam hal ini tergantung dari pemikiran setiap konsumen terhadap produk yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya seorang pelajar untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhannya saat berangkat ke sekolah dia memilih menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jika pelajar tersebut memakai kendaraan umum seperti bus kekurangannya mungkin sedikit lambat tapi lebih aman, sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi seperti motor akan lebih cepat tapi kurang aman. Pada masing-masing produk tadi jika diamati akan memiliki kepuasan yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan tergantung dari pemikiran setiap konsumen.

d. Pertukaran dan transaksi

Jika persyaratan telah disetujui oleh kedua belah pihak maka pertukaran akan terjadi. Pertukaran seharusnya dilihat sebagai suatu proses. Kedua belah pihak akan terlibat dalam pertukaran jika menuju kepada kesepakatan. Jika sudah tercapai kesepakatan, maka transaksi akan terjadi.

e. Hubungan dan jaringan

Pemasaran hubungan merupakan transaksi untuk memuaskan pihak-pihak kunci misalnya seperti pelanggan, pemasok dan penyalur yang dimana tujuannya untuk mempertahankan bisnis jangka panjang. Sedangkan hasil dari pemasaran hubungan yaitu untuk mengembangkan berbagai macam aset unik yang dimiliki oleh perusahaan yang biasanya disebut dengan jaringan pemasaran. Jaringan pemasaran umumnya terdiri dari perusahaan lagi dan pihak-pihak yang memiliki berbagai macam kepentingan seperti misalnya konsumen, para pekerja, pemasok, penyalur dsb.

f. Pasar

Pasar terdiri dari pembeli atau konsumen yang memiliki kebutuhan tertentu yang mungkin kebutuhannya tersedia dan mampu melaksanakan pertukaran nilai, sehingga dapat terjadi transaksi untuk memuaskan kebutuhannya. Ukuran pasar tergantung dari jumlah konsumen yang ingin memuaskan kebutuhannya dan memiliki sumber daya untuk ditukarkan dengan apa yang mereka butuhkan.

g. Pemasar dan calon pembeli

Apa itu pemasar? pemasar yaitu orang yang mencari calon pembeli yang nantinya akan terlibat dalam pertukaran nilai, sehingga calon pembeli dapat terpenuhi kebutuhannya. Lalu apa itu calon pembeli? Calon pembeli yaitu orang yang akan diidentifikasi oleh pemasar dan nantinya mungkin dapat terlibat dalam pertukaran nilai sehingga terjadi transaksi.


Tugas Softskill Kewirausahaan Part 11. Produksi

Pengertian Produksi menurut definisi para ahli mengatakan bahwa pengertian produksi adalah segala kegiatan untuk menciptakan atau menambah guna barang. sedangkan pengertian kegiatan produksi adalah setiap kegiatan untuk menciptakan atau meningkatkan nilai guna suatu barang. Dapat dikatakan juga, produksi merupakan kegiatan menghasilkan atau meningkatkan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan

Tujuan Produksi

Apakah sebenarnya tujuan barang dan jasa diproduksi oleh manusia? Berikut ini adalah beberapa tujuan produksi.

a. Memenuhi kebutuhan manusia. Manusia memiliki beragam kebutuhan terhadap barang dan jasa yang harus dipenuhi dengan kegiatan produksi. Apalagi jumlah manusia terus bertambah.

b. Mencari keuntungan atau laba. Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen (orang yang memproduksi) berharap bisa menjualnya dan memperoleh laba sebanyak-banyaknya.

c. Menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen akan memperoleh pendapatan dan laba dari penjualan produknya, yang dapat digunakan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan termasuk kehidupan para karyawan.

d. Meningkatkan mutu dan jumlah produksi. Produsen selalu berusaha memuaskan keinginan konsumen. Dengan berproduksi, produsen mendapat kesempatan melakukan uji coba (eksperimen) untuk meningkatkan mutu sekaligus jumlah produksinya agar lebih baik dari produksi sebelumnya.

e. Mengganti barang-barang yang aus dan rusak karena dipakai atau karena bencana alam. Semua itu diganti dengan cara memproduksi barang yang baru.



Bidang-Bidang Produksi

Produksi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang.

a. Bidang ekstraktif, yaitu produksi yang memungut langsung hasil yang disediakan alam tanpa melakukan pengolahan lebih lanjut. Seperti: pertambangan, penangkapan ikan, dan lain-lain.

b. Bidang agraris, yaitu produksi yang mengolah alam untuk memelihara tanaman dan hewan. Seperti: pertanian, perkebunan, peternakan, dan lain-lain.

c. Bidang industri, yaitu produksi yang mengolah;
1) bahan mentah menjadi barang jadi contoh: kedelai diolah menjadi tempe
2) bahan mentah menjadi barang setengah jadi, contoh: kapas diolah menjadi benang pintalan
3) bahan setengah jadi menjadi barang setengah jadi, contoh: pintalan benang diolah menjadi kain
4) bahan setengah jadi menjadi barang jadi, contoh: kain diolah menjadi pakaian Pariwisata termasuk bidang produksi industri, karena mengolah objek wisata alam untuk mendatangkan wisatawan sehingga diperoleh pendapatan.

d. Bidang perdagangan, yaitu produksi yang mengumpulkan dan menjual kembali hasil produksi kepada yang memerlukan untuk memperoleh keuntungan. Seperti: toko, supermarket, kios, dan lain-lain.

e. Bidang jasa, yaitu produksi yang membantu dan memperlancar proses produksi tanpa ikut membuat barang itu sendiri. Jadi, bidang produksi jasa tidak menghasilkan barang melainkan hanya menghasilkan jasa. Contoh: perbankan, angkutan, asuransi, dan lain-lain.



Contoh Kegiatan Produksi 

1. Petani menanam padi di sawah, tindakan yang dilakukan petani tidak hanya untuk memenuhi kebutuhannya akan bahan makanan. 
2.  Pengusaha roti, memproduksi roti ke konsumen
3.  Pembuatan Minuman 
4.  Pembuatan meja dan lemari
5.  Menternakkan ikan untuk dijual ke konsumen

Monday, May 16, 2016

Tugas Softskill Kewirausahaan Part 10. Promosi

Promosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi perusahaan dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan  serta meningkatkaan kualitas penjualan untuk meningkatkan kegiatan pemasaran dalam hal memasarkan barang atau jasa dari suatu perusahaan 

Promosi adalah suatu aktivitas komunikasi dari pemilik produk atau jasa yang ditujukan kepada masyarakat, dengan tujuan supaya produk atau jasa, merek dan nama perusahaan dapat dikenal masyarakat sekaligus mempengaruhi masyarakat supaya mau membeli serta menggunakan produk atau jasa perusahaan.
Promosi yaitu kegiatan dari pemasaran maupun penjualan dalam rangka untuk meninformasikan dan mendorong permintaan konsumen terhadap produk atau jasa dari suatu perusahaan dengan mempengaruhi konsumen supaya membeli produk atau jasa yang dijual oleh perusahaan.

Tujuan Promosi 


Menurut Henry Simamora (2001:754) ada beberapa alasan para pemasar melakukan promosi : 
  1. Menyediakan informasi 
    Pembeli dan penjual mendapat manfaat dari fungsi informasional yang sanggup dilakukan oleh promosi. Para pembeli menemukan program baru yang dapat membantunya dan para penjual dapat menginformasikan kepada calon pelanggan tentang barang dan jasa. 
  2. Merangsang permintaan 
    Para pemasar menginginkan konsumen membeli produknya dan mereka menggunakan promosi untuk membuat konsumen melakukan permintaan. 
  3. Membedakan produk 
    Organisasi-organisasi mencoba membedakan mereka dan produknya melalui penggunaan promosi, khususnya produk yang tidak banyak berbeda dari para pesaingnya. 
  4. Mengingatkan para pelanggan saat ini Mengingatkan para pelanggan akan manfaat dari produk perusahaan bisa mencegah mereka berpaling kepada pesaing pada saat mereka memutuskan untuk mengganti atau memutakhirkan produknya.  
  5. Menghadang pesaing Promosi dapat digunakan untuk menghadapi upaya pemasaran dari pesaing untuk melawan kampanye periklanannya. 
  6. Menjawab berita negatif Kadangkala kompetisi bukanlah penjualan produk serupa dan perusahaan lainnya. Seringkali perusahaan menjadi korban publisitas dan pemalsuan 
  7. Memuluskan fluktuasi-fluktuasi permintaan Perusahaan bnayak mengalami tantangan-tantangan permintaan musiman, dimana para pelanggan membeli lebih banyak selama beberapa bulan tertentu dan berkurang pada bulan-bulan lainnya. Promosi membantu mengisi kesenjangan yang ada diantara kepincangan-kepincangan permintaan musiman tersebut. 
Baruan promosi (Promotional Mix)


1.  Periklanan (Advertising) 
Periklanan merupakan salah satu bentuk dari komunikasi impresional yang digunakan oleh perusahaan barang atau jasa. Peranan periklanan dalam pemasaran jasa adalah untuk membangun kesadaran (awareness) terhadap keberadaan jasa yang ditawarkan, menambah pengetahuan konsumen tentang jasa yang ditawarkan, membujuk calon konsumen untuk membeli atau menggunakan jasa tersebut, dan membedakan diri perusahaan satu dengan perusahaan lain. 

2.  Penjualan Perseorangan (Personal selling) 
Penjualan perseorangan mempunyai peranan penting dalam pemasaran, karena : 
  • Interaksi secara personal antara penyedia jasa dan konsumen sangat penting. 
  • Jasa tersebut disediakan oleh orang, bukan mesin 
  • Orang merupakan bagian dari produk jasa. 


Bila dibandingkan dengan media perikanan, maka pesan yang disampaikan melalui media ini ditujukan kepada orang-orang yang sebenarnya bukan prospek  (calon pembeli) sebaliknya, melalui penjualan perorangan perusahaan sudah berhadapan dengan calon pembeli potensial. 

3.  Promosi Penjualan 
Promosi penjualan adalah semua kegiatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan arus barang atau jasa dari produsen sampai pada penjualan akhirnya.  

Promosi penjualan dapat diberikan kepada :  
  • Konsumen, berupa penawaran cuma – cuma, sampel, demo produk, kupon, pengembalian tunai, hadiah, kontes, dan garansi.  
  • Perantara, berupa barang cuma – cuma, diskon, iklan kerja sama, distribution contests, penghargaan.  
  • Tenaga penjualan, berupa bonus, penghargaan , dan hadiah untuk tenaga penjualan terbaik.  


4.  Hubungan Masyarakat (Public Relational)  
Hubungan masyarakat merupakan kiat pemasaran penting lainnya, di mana perusahaan tidak hanya harus berhubungan dengan pelanggan, pemasok, dan penyalur, tetapi juga harus berhubungan dengan kumpulan kepentingan publik yang lebih besar.

Hubungan masyarakat sangat peduli terhadap beberapa tugas pemasaran, antara lain :  
  • Membangun citra.  
  • Mendukung aktivitas komunikasi lainnya.  
  • Mengatasi permasalahan dan isu yang ada. 
  • Memperkuat positioning perusahaan.  
  • Memengaruhi publik yang spesifik.  
  • Mengadakan peluncuran untuk produk / jasa baru.  
Program hubungan masyarakat, antara lain:  
  • Publikasi.  
  • Acara – acara penting.  
  • Hubungan dengan investor.  
  • Pameran.  
  • Mensponsori beberapa acara.  
5.  Informasi dari Mulut ke Mulut (Word of Mouth)  
Dalam hal ini peranan orang sangat penting dalam mempromosikan jasa. Pelanggan sangat dekat dengan penyampaian jasa. Dengan kata  lain pelanggan tersebut akan berbicara kepada pelanggan lain yang berpotensial tentang pengalamannnya. Sehingga informasi dari mulut  -  kemulut ini sangat besar pengaruhnya dan dampaknya terhadap pemasaran dibandingkan dengan aktivitas komunikasi lainnya.  

6.  Pemasaran Langsung (Direct Marketing)  
Pemasaran langsung merupakan unsur terakhir dalam bauran komunikasi dan promosi. 

Sumber :
1. http://www.pengertianku.net/2015/12/pengertian-promosi-dan-tujuannya.html
2. http://www.landasanteori.com/2015/07/pengertian-promosi-definisi-tujuan.html

Sunday, May 8, 2016

Tugas Softskill Kewirausahaan Part 9. - Proposal Bisnis

Para pelaku usaha seringkali dihadapkan pada keharusan untuk membuat proposal usaha. Sebagian orang yang belum memahami pengertian proposal usaha dan tujuan pembuatannya cenderung menganggap remeh hal ini. Beberapa orang beranggapan penyusunan proposal usaha tidaklah penting dan cukup menyita waktu terutama saat usaha sedang dirintis sehingga membutuhkan banyak perhatian. Padahal di waktu-waktu tertentu, proposal usaha ini sangat diperlukan untuk pengembangan usaha dan mengevaluasi suatu usaha.
Nah, pengertian dari proposal usaha ini adalah sebuah dokumen yang disusun oleh seorang pelaku usaha yang mengambarkan usahanya secara keseluruhan termasuk semua unsur-unsur yang terkait dengan usaha tersebut baik unsur internal maupun unsur eksternal.
Manfaat Proposal Usaha

Ada beberapa manfatat yang dapat diperoleh wirausahawan dengan penyusunan proposal usaha/bisnis, yaitu sebagai berikut.
1)  Berguna untuk membandingkan antara perkiraandengan hasil yang nyata.
2)  Membantu wirausahawan untuk mengembangkan dan menguji strategidan hasil yang diharapkandari sudut pandang pihak lain.
3) Menyediakan alat komunikasi bagi wirausahawan untuk memaparkan dan meyakinkan gagasannya kepada pihak lain secara menyeluruh.
4) Membantu wirausahawan untuk dapat berpikir kritis dan objektif atas bidang usaha yang akan dimasukinya.
5) Persaingan faktor ekonomi dan analisis finansial yang masuk dalam subjek proposal usaha dapat mendekati asumsi-asumsi secara cermat, mengenai seberapa besar tingkat keberhasilan usaha.

Adapun manfaat lain dari proposal usaha adalah semakin jelasnya sumber-sumber keuangan. Hal ini dimungkinkan karena hal berikut ini.
1) Proposal usaha dapat menjadi sebuah gambaran awal dan seberapa jauh kemampuan manajerial seseorang wirausahawan.
2) Dapat mengidentifikasikan adanya risiko kritis pada saat penting, guna memudahkan penentuan langkah antisipasi.
3) Memberikan informasi potensi pasar dan perkiraan market share yang mungkin diraih.
4) Memberikan sumber-sumber finansial yang jelas, dokumen ringkas yang mengandung informasi penting dan evaluasi finansial.
5) Memberikan gambaran tentang kemampuan wirausahawan untuk memenuhikewajibannya.

Oleh karena proposal usaha itu dibuat bukan untuk dikonsumsi sendiri, melainkan untuk pihak lain yang terkait, seperti bankir, investor, konsumen, konsultan, pengacara, pemerintah daerah, dan sebagainya, maka wirausahawan dalam menyajikan proposal usaha harus selengkap mungkin. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan sederhana.

Ada beberapa hal yang sebaiknya dimiliki oleh wirausahawan atau tim penyusun proposal usaha, yaitu sebagai berikut.
1)      Pengetahuan, teknologi, daya kreatifitas, inisiatif, dan inovatif.
2)      Kemampuan membuat proyeksi keuangan.
3)      Kemampuan dalam bidang pemasaran.
4)      Pengalaman dalam bidang usaha yang digelutinya.

Keseluruhan isi proposal usaha mendorong wirausahawan untuk menganalisis keseluruhanaspek usaha dan mempersiapkan alternatif strategi yang efektif untuk menghadapi situasi yang ada.

Sistematika Penyusunan Proposal Usaha

Ada beberapa sistematika yang bisa digunakan untuk menyusun sebuah proposal. Salah satu sistematika penyusunan proposal usaha yang tergolong cukup sederhana namun lengkap yakni sistematika proposal usaha yang terdiri dari 6 bagian.

1. Latar belakang

Bagian ini menjelaskan secara singkat mengenai pendirian suatu usaha, persaingan yang dihadapi, peluang-peluang yang masih terbuka, fasilitas usaha yang dimiliki serta prospek usaha tersebut di masa depan.

2. Data pemilik usaha

Bagian ini merinci identitas lengkap pemilik usaha termasuk pendidikan terakhir dan keterampilan atau pengalaman yang mendukung usahanya.

3. Data mengenai usaha

Bagian ini merinci seluruh data yang berkaitan dengan usaha mulai dari nama usaha, alamat usaha, bidang usaha, waktu pendirian usaha dan susunan pengelola usaha.

4. Kegiatan produksi dalam usaha

Bagian ini menjelaskan peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan produksi dalam usaha, kapasitas produksi, bahan baku yang digunakan dalam proses produksi beserta rincian harganya, dan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam produksi.

5. Kegiatan pemasaran usaha

Bagian ini menjabarkan strategi pemasaran yang digunakan, area-area pemasaran, dan segmen konsumen yang dibidik.

6. Rincian keuangan usaha

Pada bagian ini seorang pelaku usaha harus bisa menyusun rincian keuangan dalam usahanya mulai dari modal awal, biaya pembelian bahan baku, biaya pembelian peralatan dan perlengkapan, biaya promosi, gaji tenaga kerja, dan biaya-biaya lainnya yang dibutuhkan dalam operasional usaha. Pada bagian ini pula perlu disampaikan keuntungan rata-rata yang diperoleh dari suatu usaha. (Baca juga: Contoh Proposal Bisnis)

Tugas Softskill Kewirausahaan Part 8. - Menanggulangi Resiko Bisnis

Bila dalam ulasan sebelumnya kita membahas tentang Resiko berbisnis, kini kita akan membahas tentang menanggulangi resiko bisnis. Dalam menjalankan usaha atau bisnis kita pasti akan selalu menghadapi resiko-resiko yang harus kita tanggung. Kali ini kita akan mempersiapkan diri menghadapi berbagai resiko usaha yang mungkin akan kita hadapi.

Kita akan membahas sedikit mengenai manajemen resiko dimana kita akan mencoba menggunakannya untuk mengukur tingkat resiko sebuah usaha yang akan kita jalankan. Manajemen resiko ini sangat penting untuk kita lakukan karena meski kemungkinannya sangat kecil namun pasti kita akan menghadapi sebuah resiko yang harus kita ambil. Uraian kita kali ini akan menitik beratkan pada bagaimana langkah yang sebaiknya kita lakukan untuk mengurangi berbagai macam resiko dalam melakukan berbagai kegiatan usaha atau bisnis kita.

Untuk melindungi usaha yang kita jalankan melakukan manajemen resiko adalah suatu keharusan bagi kita. Dengan manajemen resiko kita akan mampu mengurangi berbagai resiko yang merugikan pada usaha kita. Dengan manajemen ini kita akan belajar mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai hal yang tidak kita inginkan.

Dalam menangani resiko usaha seperti ini sebanarnya langkah yang kita lakukan dapat dikatakan lebih cenderung ke sistem perencanaan. Perancanaan yang dimaksud akan berisi informasi mengenai berbagai resiko yang akan kita hadapi dan juga tentunya metode atau langkah pencegahan dan penanganannya.

Pada usaha yang baru didirikan manajemen resiko ini akan sangat berguna untuk menjaga aset yang dimiliki mulai dari modal uang, peralatan dan lain sebagainya. Lalu apa sebenarnya yang bisa kita lakukan untuk mengurangi resiko kegiatan usaha yang kita jalankan tersebut?

1. Mengukur frekuensi atau jumlah kejadian

Agar dapat terhindar dari berbagai hal yang akan mengganggu atau bahkan menghancurkan usaha yang berjalan langkah yang pertama perlu kita lakukan adalah mengukur frekuensi atau jumlah kejadian dari resiko usaha yang akan kita hadapi.

Langkah ini akan membantu kita untuk mengetahui resiko apa saja yang akan sering kita hadapi dalam menjalankan berbagai aktivitas usaha. Keuntungan dari mengetahui frekunsi kejadian atau jumlah kejadian dari suatu resiko adalah kita akan mampu membuat strategi pencegahan dan penanganan resiko tersebut.

Dengan memiliki landasan informasi mengenai jumlah kejadian tersebut maka kita dapat membuat perencanaan yang bisa mengendalikan berbagai resiko yang akan kita hadapi tersebut. Bisa kita bayangkan, bagaimana proses perkembangan usaha yang memiliki perencanaan ini dan usaha yang tidak memiliki perencanaan untuk mengendalikan berbagai resiko tersebut.

2. Kerja Keras dan Selalu Berusaha


Setelah anda memulai dengan langkah yang tepat, kali ini anda harus menjalankan usaha anda dengan tepat yakni dengan selalu berusaha sekeras tenaga untuk terus mengembangkan usaha anda, sifat lain yang tak kalah penting ialah jangan mudah menyerah. Karena ketika terjadi sedikit masalah anda menyerah, maka hancurlah sudah kesempatan anda untuk meraih kesuksesan.

3.Tetap Fokus dan Jangn Buru-Buru


fokus merupakan hal yang wajib di lakukan oleh seorang wirasuaha, fokus terhadap usaha yang sedang di geluti dan selalu optimis mengembangkan usaha merupakan hal yang wajib di lakukan jika ingin terhindar dari kebangkrutan. Tetaplah fokus terhadap usaha yang sedang anda geluti, jangan sampai fokus anda teralihkan dengan usaha lain jika usaha pertama anda belum menuai kesuksesan. Ini di lakukan agar anda tidak bingung menjalankan banyak usaha secara bersamaan yang nantinya malah berimbas pada kehancuran usaha.

4. Mengukur tingkat keparahan kerugian


Untuk dapat menangani berbagai resiko dengan baik kita juga harus mengetahui tingkat kerugian yang dapat ditimbulkan oleh resiko tersebut. Oleh karena itu dalam manajemen resiko penting juga bagi kita untuk mengukur tingkat keparahan kerugian yang dapat ditimbulkan oleh sebuah resiko usaha.

Sederhananya seperti ini, ketika pertama kali memutuskan untuk melakukan kegiatan usaha atau membuka usaha kita akan mencari tahu resiko yang akan kita hadapi. Kita akan mempelajari apa saja yang bisa menjadi resiko kita dalam menjalankan kegiatan tersebut.

Biasanya kita akan mengetahui beberapa kendala, hambatan atau kesulitan yang akan menjadi sebuah resiko untuk kita ambil. Untuk mengurangi resiko usaha maka sebaiknya kita mengukur tingkat kerugian yang bisa ditimbulkan dari resiko tersebut.

Dengan mengukur tingkat keparahan kerugian ini maka kita dapat mengetahui kemampuan kita dalam mengatasi kemungkinan terburuk dari resiko yang kita ambil. Jika kita dapati sebuah resiko yang jauh di luar batas kemampuan kita maka tentu akan lebih baik jika kita menghindarinya terlebih dahulu.

Pemetaan dampak dari sebuah resiko ini akan memungkinkan kita untuk memilih mana saja resiko yang masih bisa kita tanggulangi jika memang kita harus mengambil keputusan. Selalu mengukur resiko dari berbagai hal yang akan kita hadapi atau kita lakukan dapat mengurangi resiko kerugian dalam usaha yang kita jalankan.

5. Berdoa dan Bersedekah



Setelah anda memulai usaha dengan langkah yang tepat, kemudian menjalaninya dengan penuh perjuangan dan usaha serta di barengi dengan fokus yang terarah kini saatnya anda berdoa kepada Tuhan YME, dan bersedekah kepada fakir miskin, karena bagaimanapun juga kita hidup harus terus berdoa dan bersedekah.

Sunday, April 24, 2016

Tugas Softskill Kewirausahaan Part 7.- Resiko Bisnis

Memulai suatu bisnis membutuhkan keberanian, tekad, dan manajemen serta strategi bisnis yang baik. Namun jika Anda telah melakukan semua itu, bukan berarti jaminan bahwa Anda akan terhindar dari resiko usaha. Dalam perkembangan dan perjalanan usaha, Anda pasti menghadapi kendala dan kesulitan, baik yang kecil maupun kendala yang besar. Kendala tersebut biasa kita kenal sebagai resiko usaha. Selain mendapatkan keuntungan dalam berbisnis, memiliki usaha berarti siap untuk menerima juga resiko usaha. Bahkan, bagi suatu usaha yang telah sukses sekalipun, bukan tidak mungkin menghadapi kendala yang bernama resiko usaha. Resiko usaha memang tidak bisa dipisahkan serta menjadi kesatuan dari bagian dari suatu bisnis atau usaha. Ketika memiliki suatu usaha, kerap kali resiko yang muncul tidak hanya disebabkan oleh faktor individu atau karyawan, namun bisa juga terjadi karena faktor manajemen, strategi, dan sistem perusahaan yang kurang baik.

Maka dari itu sebagai seoarang wirausaha kita harus mengetahui apa saja resiko yang nantinya di hadapi oleh pembisnis itu sendiri. Selain itu kita harus mengetahui bagaimana cara menanggulangi resiko yang ada agar nantinya ketika suatu masalah itu datang kita bisa mengatasinya dengan baik. Dan yang paling penting dalam berbisnis, kita harus menyiapkan mental yang kuat dan sikap yang tidak mudah menyerah, hal tersebut tentu saja di butuhkan ketika terjadi suatu masalah.

Nah, bagi anda para pembisnis khususnya yang masih pemula atau bagi anda yang masih calon wirausaha dan ingin mengetahui apa saja resiko dalam berbisnis bisa langsung membaca beberapa resiko bisnis di bawah ini.

1. Kerugian

Kerugian merupakan hal yang paling di takutkan oleh siapa saja terutama oleh pembisnis. Skala kerugian sendiri cukup bermacam-macam, bisa skala yang kecil dengan kerugian yang tidak begitu berdampak namun ada pula kerugian tingkat menengah sampai skala besar sehingga sangat berdampak terhadap bisnis yang di jalankan. Bahkan apabila kerugian tersebut tidak bisa di kendalikan akan mengakibatkan kebangkrutan.

Kami disini bukannya menakut-nakuti anda, karena memang kerugian pada dasarnya merupakan kebalikan dari keuntungan yang menjadi salah satu resiko bisnis yang paling dihindari. Dimana tujuan kita mendirikan usaha adalah mencari keuntungan, dan yang paling di hindari adalah kerugian. Maka dari itu kerugian merupakan hal yang patut di hindari sebisa mungkin.

Biasanya kerugian terjadi di karenakan banyak faktor, mulai dari pengambilan keputusan yang tidak tepat, menajemen yang kurang baik, pengalaman yang kurang dan juga bisa di sebabkan karena faktor ekternal seperti bencana alam, bahan baku yang sulit, minat konsumen yang menurut dan masih banyak lagi.

Namun perlu anda ketahui juga, tidak semua pembisnis yang mengalami kerugian berakhir dengan kebangkrutan, masih banyak di luar sana yang mengalami kerugian hebat sampai hampir bangkrut namun bisa bangkit dan bahkan bisa terus berkembang dan mendapatkan penghasilan yang berlipat. Mungkin hal tersebut terjadi karena pembisnis tersebut tidak putus asa dan mencari solusi yang tepat agar bisnisnya kembali lagi.

2. Persaingan Yang Ketat

Hidup di tahun 2015 seterusnya ini berbeda dengan hidup di tahun 2000 kebawah. Apabila di tahun tersebut persaingan bisnis sangat longgar dan sangat mudah mencari konsumen, maka saat ini sebaliknya. Dimana sekarang ini persaingan di dalam dunia usaha sangatlah ketat dan banyak pembisnis yang berebut pasar baik dengan cara yang sehat maupun dengan cara yang tidak sehat.

Maka dari itu sebaiknya persaingan tidak perlu terlalu di pikirkan, yang penting kita harus fokus dalam memproduksi atau memberikan jasa kepada konsumen kita. Intinya semakin baik kualitas yang kita berikan maka semakin setia juga konsumen kita terhadap produk atau layanan yang kita berikan.

3. Kondisi Pasar Yang Tidak Stabil

Saat ini kondisi pasar sangat sulit stabil, ini di karenakan perekonomian negara kita yang juga tidak stabil. Belum lagi di picu oleh ekonomi global yang mengalami tekanan akhir-akhir ini. Tak heran memang apabila kondisi pasar menjadi tidak stabil, seperti contohnya harga bahan baku, dimana harga bahan baku berubah sewaktu-waktu yang bisa membingungkan kita sebagai pembisnis. Ketika harga bahan baku naik, kita tidak bisa begitu saja menaikkan produk yang kita jual, karena hal tersebut bisa mengakibatkan konsumen kabur. Namun apabila harga tetap kita tentu mengalami kerugian. Maka solusinya bisa dengan cara mengurangi kuota produksi.

4. Butuh Kerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Kerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah merupakan bekal utama seorang wirausaha. Dan hal ini termasuk resiko usaha, dimana apabila kita tidak mau bekerja keras maka dapat di pastikan usaha yang kita jalankan tidak akan berjalan lancar dan ujung-ujungnya seperti pada poin pertama tadi yakni kerugian. Selain itu menjadi pembisnis itu harus fokus, jujur, tepat, ulet, rajin, tekun, berpikir cerdas dan yang tidak kalah penting ikhlas dalam menjalankan usaha.


Ketika kita hendak memulai usaha bisnis darimana kita terlebih dahulu memulainya? DR (HC). Ir.Ciputra pernah berkata “lebih baik kita bertengkar selama masa perencanaan daripada bertengkar selama masa pelaksanaan” dengan kata lain tuntaskan sebanyak mungkin pertanyaan dan permasalahan usaha bisnis sebelum usaha tersebut dilakukan. Sekian artikel tentang Resiko bisnis ini, semoga artikel ini bisa berguna bagi para pembaca. Terimakasih

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com